Hati manusia itu lembut, tapi juga mudah hancur. Jangan sampai dari tanganmu lahir luka yang membuat seseorang menangis dalam doa. Tangisan orang yang tersakiti bukan sekadar air mata, bahkan itu bisa menjadi saksi di hadapan Allah.
Balasan dari Allah tak selalu datang cepat, tapi ia tahu alamatnya. Kadang datang dalam bentuk kehilangan, kadang dalam bentuk penyesalan yang membakar hati di waktu yang salah. Maka berhati-hatilah dengan lisan, sikap, dan ego. Jangan biarkan kesombongan menutup mata dari kesalahan sendiri.
Jika kau sadar pernah melukai, mintalah maaf sebelum waktu mengambil kesempatan itu darimu. Karena tidak semua yang kita lukai masih diberi waktu untuk memaafkan. Dan tidak semua dosa bisa tertutup hanya dengan doa, sebelum kita berani memperbaikinya.-
